BCA : Bertransaksi Cepat Aman

Apa kriteria mu dalam memilih bank ? Bila pertanyaan ini diajukan, maka jawaban saya sudah jelas yaitu yang bisa bertransaksi aman dan cepat. Berdasar pengalaman saya transaksi cepat dan aman ini bisa saya dapat di bank BCA ( www.bca.co.id ).

CEPAT

Kriteria cepat tidaknya transaksi yang umum dipakai adalah bahwa waktu proses antara input sampai menghasilkan output memenuhi harapan pengguna. Contohnya, waktu yang diperlukan mulai saya bertransaksi di sebuah counter ATM di Batam sampai kakak saya di Jakarta meng-sms bahwa transfer sudah masuk ke rekeningnya bisa hanya dalam hitungan di bawah 5 menit. Itu masuk dalam kriteria cepat bagi saya, dan kriteria cepat ini dapat terpenuhi saat bertransaksi lewat bank BCA, tetapi ternyata bahkan BCA memberi lebih dalam kemudahan transaksi dan solusi perbankan.

Buat saya kriteria umum itu sudah standar, sehingga saya memperluas kriteria tersebut dengan memperpanjang lingkupnya yaitu mulai dari saya ingin bertransaksi sampai partner transaksi saya menyatakan transaksi sudah berhasil dilakukan. Beberapa kejadian yang saya alami mendukung kriteria perluasan saya ini. Saat menerima tagihan asuransi ataupun tagihan kartu kredit, saya diminta untuk melakukan pembayaran lewat bank, yaitu bisa lewat teller atau ATM. Yang praktis tentunya ATM. Waktu transaksi mulai dihitung saat saya memutuskan untuk melakukan pembayaran, pergi ke ATM, melakukan transaksi, dan pernyataan transaksi berhasil dilakukan. Keberadaan ATM BCA di banyak lokasi memberi kemudahan dalam pemilihan counter ATM yang bisa digunakan. Counter ATM terdekat dengan rumah saya berada sekitar 3 kilometer yaitu berlokasi di sebuah kompleks SPBU, ini menjadi pilihan bila saya tidak berencana pergi kemana-mana setelahnya. Bila ada rencana pergi dengan keluarga maka transaksi yang ingin dilakukan tidak memerlukan perlakuan khusus karena ATM BCA selalu ada di tiap mall yang saya kunjungi untuk berbelanja seperti di Mega Mall Batam Center, di BCS Mall, di Nagoya Hill Mall, dan di Top 100 Penuin. Dengan keberadaan ATM BCA di banyak lokasi membuat kriteria waktu transaksi yang diperluas versi saya bisa terpenuhi dengan baik oleh BCA karena pada saat saya memutuskan melakukan pembayaran segera saat itu pula saya bisa mengunjungi counter ATM BCA terdekat.

Satu lagi kelebihan BCA dalam transaksi mudah dan cepat yang sering saya gunakan adalah produk perbankan “week-end banking”. Kesibukan di hari kerja Senin sampai Jumat membatasi saya untuk dapat pergi ke bank terutama untuk keperluan setor tunai karena ada pemasukan dalam bentuk uang tunai selama seminggu berjalan. Layanan “week-end banking” mengurangi peliknya perencanaan saya untuk penyetoran dan sekaligus membuat saya bisa memfokuskan hari kerja untuk bekerja. Sabtu Minggu sebagai hari bank dan rekreasi. Lokasi “week-end banking” yang strategis membuat kegiatan ke bank bisa dilakukan sebagai rangkaian rutinitas, tidak perlu pengkhususan. Kegiatan ke bank bisa dilakukan sambil lalu dengan pergi berbelanja mingguan ke pasar basah maupun ke mall, ataupun digabungkan sambil lalu setelah ibadat di gereja.

Kemudahan dan kecepatan transaksi yang diberikan bank BCA ternyata bukan hanya dalam hal transaksi uang masuk dan uang keluar yang prosesnya lebih terotomatisasi, tetapi juga saya alami dalam pelayanan kredit pemilikan rumah yang banyak melibatkan individu staf BCA. Akhir tahun 2011 saya mengajukan kredit untuk pembiayaan pemilikan rumah sebagai perwujudan rencana masa depan keluarga saya. Mulai proses pengumpulan informasi, pemasukan data, pemrosesan, valuasi aset, penyampaian hasil proses, dan penandatanganan kontrak dilakukan relatif cepat hanya dalam hitungan 1 bulan 2 minggu, itupun melewati libur Natal dan Tahun Baru. Proaktif staf BCA dalam mengkomunikasikan persyaratan dan follow-up terhadap kekurangan data amat sangat membantu dalam kecepatan proses persetujuan kredit ini. Ternyata tidak sulit untuk mendapatkan fasilitas kredit yang berbunga rendah di BCA. Dengan mendapat bunga yang rendah maka tentunya saya bisa memiliki kelebihan walaupun relatif kecil sebagai bagian yang bisa saya tabung sebagai rintisan dalam mewujudkan kebebasan finansial bagi keluarga saya.

AMAN

Sejak awal menjadi nasabah BCA di tahun 1994 sampai sekarang, saya belum pernah mengalami hal-hal yang mengganggu aspek keamanan bertransaksi. Semua transaksi yang pernah dilakukan berjalan dengan baik dan berhasil dilakukan, walaupun ada beberapa kegagalan transaksi terjadi namun bisa diselesaikan dengan baik, aman, dan happy ending.

Satu pengalaman gagal namun berakhir dengan bagus terjadi saat melakukan setor uang lewat ATM setor tunai pada satu hari Minggu. Mesin ATM berhasil menghitung uang, tetapi saat proses transaksi tiba-tiba komputer hang dan re-start. Istri saya segera menghubungi call center dan diminta beberapa informasi tentang jumlah uang yang ditransaksi, satuan uang yang digunakan, jam transaksi dan lain-lain, dan untuk sementara kartu ATM diblokir untuk menghindari penyalahgunaan. Kemudian dijanjikan akan datang teknisi, dan benar saja tidak berapa lama seorang teknisi datang dan memverifikasi isi ATM tersebut. Keesokan harinya istri saya menemui CS BCA dan untuk mengisi beberapa formulir, dan beberapa hari kemudian ditelpon bahwa uang yang termakan mesin ATM sudah tertransfer di rekening istri saya.

Satu peristiwa gagal lain yang bisa diselesaikan dengan menyenangkan dan aman adalah saat kartu ATM istri saya tertelan di Pondok Indah Mall. Saat itu kami sekeluarga sedang liburan di Jakarta. Sesaat tertelan, istri saya menelpon ke call center untuk informasi dan memblokir kartu ATM tersebut. Keesokan harinya kami jalan-jalan ke Mall Taman Anggrek, dan kebetulan lewat di bank BCA cabang. Kami coba mampir untuk menanyakan apakah bisa memproses kartu ATM yang tertelan tersebut, ternyata menurut staf CS BCA yang ramah bahwa walaupun asal pembuatannya di Batam, istri saya dapat memperbaharui kartu ATM baru di Jakarta. Kami sangat surprise dan unjuk jempol kepada BCA. Dengan kartu baru ini kami dapat melanjutkan liburan dengan lebih lapang hati.

Itulah pengalaman saya dan keluarga bertransaksi melalui Bank BCA. Transaksi bisa dilakukan dengan mudah, cepat dan aman karena fasilitas yang sempurna dan sumber daya manusia yang profesional. Walaupun ada beberapa kegagalan namun bisa diselesaikan juga dengan mudah, aman dan cepat sehingga membuat nasabah tenang dan senang. Bila saya memerlukan informasi mengenai transaksi, saya bisa mudah mendapatkannya dengan mengakses internet di www.bca.co.id , semua informasi ada di sana disajikan dengan bahasa yang sederhana. Ternyata pengalaman tidak pernah bohong, memang benar untuk bertransaksi cepat dan aman itu hanya ada di bank BCA karena BCA “truly Bertransaksi Cepat Aman”.

bca sip lah

Advertisements

Buat Yang Punya Printer Canon Pixma

Problem 1: The Ink Absorber is Full

Type : 1880 atau 1980

Solusi:

Waktu problem dan printer masih ON, tekan terus tombol power on/off sambil matikan dari power listriknya. hitung 5 detik terus hidupkan lagi power listriknya. Sampai saat ini kamu masih terus tekan tombol power on/off. Nah sekarang baru lepaskan. Dan nyalakan printer normal kembali.

Hai Pemuda, Ayo Kita Proklamasi Lagi!

Organisasi Budi Utomo, 20 Mei 1908. Budi Utomo merupakan organisasi fomal pemuda pertama di tanah air yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kepedulian terhadap penderitaan dan pendidikan rakyat memacu tiga murid Sekolah Kedokteran Jawa (Stovia) yaitu Sutomo, Gunarwan dan Suraja untuk berbuat sesuatu terhadap rakyat. Mereka berinisiatif untuk secara mandiri menolong rakyat mereka tanpa menunggu dan menuntut pada pamong praja penerus kebijakan pemerintah Belanda yang lamban dalam bergerak. Kemunculan Budi Utomo kemudian memompa semangat pemuda pelajar dan mahasiswa lainnya untuk berorganisasi dan memperjuangkan nasionalisme Indonesia yang ditandai dengan munculnya banyak organisasi serupa. Demikianlah sampai hari ini tanggal berdirinya organisasi Budi Utomo diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional.

Peristiwa Ikada, 19 September 1945. Saat itu ribuan massa rakyat datang memenuhi lapangan Ikada dengan tujuan mendengarkan pidato dari pimpinan Negara Republik Indonesia yang belum genap sebulan diproklamasikan. Kehadiran massa rakyat dijaga ketat oleh tentara Jepang bersenjata yang walaupun sudah mengaku kalah dari sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945 namun masih bercokol di Indonesia untuk menjaga status quo. Kondisi saat itu memanas karena sebagian massa yang hadir adalah juga kaum pemuda yang pernah tergabung dalam gerakan militer Heiho dan PETA, dan semi militer Seinendan dan Keibodan. Mereka berkeinginan untuk secepatnya para pemimpin RI melakukan perebutan kekuasaan dari tangan Jepang dan segera membentuk kesatuan tentara nasional. Mengetahui kondisi tersebut dan untuk menghindari pertumpahan darah yang kemungkinan lebih banyak korban di pihak rakyat, Presiden Soekarno menghadiri rapat tersebut. Presiden Soekarno menyampaikan pesan singkat agar rakyat menaruh kepercayaan kepada pemimpin mereka, dan meminta rakyat untuk bubar dengan tenang kembali ke rumah masing-masing. Rakyat yang menghormati pemimpinnya mematuhi permintaan tersebut dan bertahap meninggalkan lapangan Ikada. Kerusuhan dan pertumpahan darah yang dikhawatirkan tidak terjadi.

Peristiwa Serangan Umum, 1 Maret 1949. Pukul 6 pagi, sirene di menara pasar Beringharjo berbunyi nyaring. Biasanya setelah bunyi sirene pertanda berakhirnya jam malam, masyarakat segera memulai aktivitas rutinnya keluar rumah. Namun hari itu berbeda karena pagi dimulai dengan suara tembakan dan ledakan dari Tentara Nasional Indonesia yang melancarkan serangan kepada instalasi vital pasukan Belanda yang sedang menduduki kota Jogya sebagai hasil dari Agresi Militer yang kedua. Dalam waktu singkat hampir seluruh sudut kota diduduki TNI, sebagian penduduk mulai mengibarkan bendera merah putih, dan rakyat menyediakan makan untuk pasukan TNI. Serangan Umum yang dipimpin oleh Komandan Wehrkreise III (kota Jogya) Letkol Soeharto mencapai sukses karena dukungan 2000 tentaranya dan juga karena dukungan seluruh pasukan komando lain di sekitar Jogya, serta rakyat. Kepemimpinan komandan yang selalu berada di tengah-tengah pasukan dalam kondisi apapun membuat moril pasukan tetap tinggi dan pasukan memiliki kepercayaan bahwa tiap kesulitan akan bisa diatasi bersama.

Ketiga peristiwa di atas merupakan cukilan kejadian sebelum, sesaat dan setelah peristiwa Proklamas Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan merupakan perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh bangsa Indonesia, bukan hanya sebelum dan saat meraihnya, namun juga setelah memproklamasikan kemerdekaannya. Kemerdekaan bangsa bukan diraih dengan instant, bukan diraih tanpa kerja keras, bukan diraih tanpa perjuangan, namun diraih dengan kesabaran, kecerdasan, kerja keras, pengorbanan darah, jiwa dan raga. Pengorbanan oleh seluruh bangsa, pengorbanan pemimpin, pengorbanan rakyat, pengorbanan orang terpelajar, pengorbanan tentara, pengorbanan pemuda.

Di alam setelah 65 tahun merdeka, mustinya tidak sulit untuk menemukan pengorbanan-pengorbanan anak bangsa yang bekerja untuk negeri tercinta Indonesia. Para pemimpin negara tentu saja tugasnya mempimpin dan membawa negeri dan bangsa ini menuju cita-cita kemerdekaan: persatuan Indonesia dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Para anggota legislatif sebagai kepanjangan tangan dari rakyat diberi wewenang untuk menyuarakan aspirasi rakyat, singkatnya berjuang untuk kepentingan rakyat makanya tidak bisa dipungkiri lagi kalau kita bisa menemukan jiwa pengorbanan pada jabatan ini. Pegawai negeri yang dimaksudkan sebagai pelayan masyarakat tentunya juga memiliki aroma pengorbanan. Dan banyak profesi dan pekerjaan lain yang tujuannya untuk memajukan negara dan bangsa yang didalamnya kita bisa menemukan makna pengorbanan anak bangsa untuk negerinya.

Namun … ternyata … jauh asap dari api. Tak seperti yang diharapkan. Nilai pengorbanan, setelah 65 tahun di alam kemerdekaan, semakin menyempit pada kepentingan pribadi dan golongan. Jabatan-jabatan yang selayaknya memiliki nilai-nilai luhur bekerja untuk bangsa dan negara sekarang telah dipersempit bekerja untuk kepentingan pribadi dan golongan. Semakin sedikit yang mau bekerja setulusnya untuk kemajuan bangsa dan negeri ini, dan semakin terpinggir mereka-mereka itu. Tapi jangan menyerah, kita masih bisa melihat ke sejarah. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, itu kata Bung Karno, dan itu layak kita kerjakan sekarang. Ya, kembali ke sejarah. Lihat peristiwa Budi Utomo, siapa yang memulai perjuangan untuk berbuat sesuatu untuk rakyat kecil ? PEMUDA. KAUM CERDIK PANDAI.

Mari kita mulai lagi siklus perjuangan untuk meraih kemerdekaan Republik Indonesia kembali untuk mengembalikan cita-cita luhur kemerdekaan bangsa ini. Sekali lagi melihat kembali ke sejarah, ini bukan perjalanan instant tetapi ini perjalanan panjang yang memerlukan kesabaran, kerjasama, kepemimpinan dan pengorbanan yang tulus. Mari pemuda dan cerdik pandai, kita bangun lagi Budi Utomo … mudah-mudahan pada waktunya kita bisa kembali memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, dan kemudian merebut kembali cita-cita luhur bangsa lewat serangan umum dan jangan terulang lagi keadaan kemerdekaan seperti hari ini. SELAMAT BERJUANG.

(tulisan yang sama ada juga di: Kompasiana )

PEMIMPIN YANG MEMBANGKITKAN

menyambut hari Kebangkitan Nasional dan Pemilu Kepala Daerah Kepri

Peristiwa Ikada, 19 September 1945. Saat itu ribuan massa rakyat datang memenuhi lapangan Ikada dengan tujuan mendengarkan pidato dari pimpinan Negara Republik Indonesia yang belum genap sebulan diproklamasikan. Kehadiran massa rakyat dijaga ketat oleh tentara Jepang bersenjata yang walaupun sudah mengaku kalah dari sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945 namun masih bercokol di Indonesia untuk menjaga status quo. Kondisi saat itu memanas karena sebagian massa yang hadir adalah juga kaum pemuda yang pernah tergabung dalam gerakan militer Heiho dan PETA, dan semi militer Seinendan dan Keibodan. Mereka berkeinginan untuk secepatnya para pemimpin RI melakukan perebutan kekuasaan dari tangan Jepang dan segera membentuk kesatuan tentara nasional. Mengetahui kondisi tersebut dan untuk menghindari pertumpahan darah yang kemungkinan lebih banyak korban di pihak rakyat, Presiden Soekarno menghadiri rapat tersebut. Presiden Soekarno menyampaikan pesan singkat agar rakyat menaruh kepercayaan kepada pemimpin mereka, dan meminta rakyat untuk bubar dengan tenang kembali ke rumah masing-masing. Rakyat yang menghormati pemimpinnya mematuhi permintaan tersebut dan bertahap meninggalkan lapangan Ikada. Kerusuhan dan pertumpahan darah yang dikhawatirkan tidak terjadi.

Peristiwa Serangan Umum, 1 Maret 1949. Pukul 6 pagi, sirene di menara pasar Beringharjo berbunyi nyaring. Biasanya setelah bunyi sirene pertanda berakhirnya jam malam, masyarakat segera memulai aktivitas rutinnya keluar rumah. Namun hari itu berbeda karena pagi dimulai dengan suara tembakan dan ledakan dari Tentara Nasional Indonesia yang melancarkan serangan kepada instalasi vital pasukan Belanda. Dalam waktu singkat hampir seluruh sudut kota diduduki TNI, sebagian penduduk mulai mengibarkan bendera merah putih, dan rakyat menyediakan makan untuk pasukan TNI. Serangan Umum yang dipimpin oleh Komandan Wehrkreise III (kota Jogya) Letkol Soeharto mencapai sukses karena dukungan 2000 tentaranya dan juga karena dukungan seluruh pasukan komando lain di sekitar Jogya, serta rakyat. Kepemimpinan komandan yang selalu berada di tengah-tengah pasukan dalam kondisi apapun membuat moril pasukan tetap tinggi dan pasukan memiliki kepercayaan bahwa tiap kesulitan akan bisa diatasi bersama.

Organisasi Budi Utomo, 20 Mei 1908. Budi Utomo merupakan organisasi fomal pemuda pertama di tanah air yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kepedulian terhadap penderitaan dan pendidikan rakyat memacu tiga murid Sekolah Kedokteran Jawa (Stovia) yaitu Sutomo, Gunarwan dan Suraja untuk berbuat sesuatu terhadap rakyat. Mereka berinisiatif untuk secara mandiri menolong rakyat mereka tanpa menunggu dan menuntut pada pamong praja penerus kebijakan pemerintah Belanda yang lamban dalam bergerak. Kemunculan Budi Utomo kemudian memompa semangat pemuda pelajar dan mahasiswa lainnya untuk berorganisasi dan memperjuangkan nasionalisme Indonesia yang ditandai dengan munculnya banyak organisasi serupa. Demikianlah sampai hari ini tanggal berdirinya organisasi Budi Utomo diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional.

PEMILUKADA KEPRI

Tiga kepemimpinan nasional dalam sejarah di atas berharga untuk dihubungkan dengan peristiwa yang beberapa hari lagi akan berlaku di provinsi Kepulauan Riau yaitu pemilihan umum kepala daerah. Setiap warga Kepri yang memiliki hak memilih pasti sedang menimbang-nimbang siapa kandidat yang layak dia pilih pada tanggal 26 Mei 2010 nanti. Dari tiga pasang calon siapakah yang terbaik untuk dipilih, dengan harapan bahwa dengan tambahan satu suara dari dirinya bisa memimpin provinsi Kepri selama 5 tahun mendatang.
Dari tiga acuan sejarah di atas dapatlah dicoba untuk melihat dari 4 aspek yaitu: pemimpin yang dihormati dan berwibawa, pemimpin dengan “people in mind”, pemimpin yang menganut “servant leadership”, dan pemimpin yang membangkitkan.

Pemimpin yang dihormati dan berwibawa baik secara personal, sikap, dan perbuatan sehingga menanamkan kepercayaan pada setiap diri rakyatnya. Kepercayaan membuat suara pemimpin dapat menenangkan dan mendamaikan rakyat yang dipimpinnya. Untuk menjadi pemimpin yang dihormati tentunya harus memiliki kapasitas tinggi dalam moral, pengetahuan, kepedulian pada sesama, tidak memperkaya diri sendiri dan keluarga, lurus dalam perbuatan, dan banyak kriteria baik lain yang dituntut secara moral dan etika.

Pemimpin dengan “people in mind” adalah pemimpin yang selalu ada di tengah-tengah rakyatnya baik secara fisik maupun pikiran di setiap kondisi baik susah maupun malang sehingga setiap keputusan yang dibuat merupakan pengejawantahan dari usaha untuk memajukan kehidupan rakyat dan usaha yang memungkinkan rakyat berkontribusi dalam pembangunan baik dalam ikut serta maupun menikmati hasil pembangunan.

Pemimpin yang bisa merasakan kesenangan dan kesusahan rakyatnya, yaitu pemimpin yang menganut paham Servant Leadership (pemimpin yang melayani) yang memenuhi kriteria seperti yang dinyatakan oleh Chanakya dalam bukunya Arthashastra “the leader shall consider as good, not what pleases himself but what pleases his followers … the leader is a paid servant and enjoys the resources of the state together with the people.” Pemimpin yang menyadari bahwa dia ada di posisi pemimpin karena dia dipilih oleh rakyat, dan digaji oleh rakyat sebagai pelaksana pembangunan dan pemerintahan.

Pemimpin yang selalu membangkitkan semangat rakyat sehingga segala gerak-gerik dan usaha yang dilakukannya dapat memberi inspirasi kepada rakyat terutama kaum mudanya untuk secara aktif dan mandiri ikut serta memikirkan lingkungannya dan bergerak aktif dan mandiri sebagai partner pemerintah membangun lingkungannya menjadi lebih baik.

Akhirnya, selamat menimbang-nimbang dan selamat memilih. Semoga terpilih Pemimpin Yang Membangkitkan.

Pustaka:
Dr. A. Sobana H. Peristiwa Ikada: Sikap Pemuda dan Makna Peristiwa. Museum Perjuangan, Jakarta, 2005.
Julius Poor. Doorstoot Naar Djokja. Penerbit Kompas, 2009.
Wikipedia. http://www.wikipedia.org .

MIS – Individual Assignment 3

Banyak kiat yang diberikan oleh praktisi komputer tentang bagaimana merancang user interface dan merancang report yang baik. Salah satunya bisa dilihat di sini. Untuk melengkapi pengetahuan kita tentang perancangan user interface dan perancangan report yang baik, maka kita perlu mengetahui kiat-kiat tersebut.
Maka kali ini masing-masing mahasiswa mengirimkan 2 kiat yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk membuat user interface dan report yang baik. Jangan lupa kirimkan juga URL sumbernya.

contoh:
1. enablel keyboard shortcut in your web application
2. …….
source: http://www.smashingmagazine.com/2009/01/19/12-useful-techniques-for-good-user-interface-design-in-web-applications/

Setiap siswa mengirimkan kiat yang berbeda walaupun bisa dari sumber yang sama. Pengirim terdahulu tentu memiliki hak yang lebih.

MIS – Individual Assignment 2

Mahasiswa mengunjungi situs www.oto.co.id . Telusuri informasi dan feature yang ada dalam situs yang mengklaim sebagai “the 1st Indonesian Automotive portal”.

Bila dihubungkan dengan 3 strategi bisnis umum yang dianut oleh perusahaan yaitu:
– become the low cost producer
– differentiate product from competitor’s products
– change the scope of competition by enlarging the market or narrowing it to a specialized niche

berikan pendapat anda:
1. portal oto.co.id ini digunakan oleh perusahaan untuk membidik / mendukung strategi yang mana?
2. bagaimana dampak jangka panjang adanya portal oto.co.id ini terhadap eksistensi perusahaan?

MIS – Individual Assignment 1

Mahasiswa mencari contoh artikel di internet yang memaparkan keuntungan yang didapat perusahaan dengan mengaplikasikan sistem informasi. Berdasarkan artikel tersebut buatlah ringkasannya. Posting link sumber dan hasil ringkasannya pada comment post ini.

Setiap mahasiswa memilih artikel yang berbeda. Jadi sebelum posting mahasiswa harus memastikan artikel yang akan diposting belum diposting pada comment yang sudah ada.