e-Bulletin: Meningkatkan Peran PDII-LIPI Dengan Memanfaatkan Teknologi Internet

Mr Polan, pengusaha di Medan, baru saja menghadiri teleconference dengan mitra bisnisnya di Kanada. Ada peluang bisnis mengembangkan industri karbon aktif yang hasilnya bisa diekspor ke Kanada. Mr Polan harus mempersiapkan rencana bisnisnya dalam 2 hari untuk direview oleh partner bisnisnya tersebut. Sekarang jam 2 malam, bagaimana dia bisa mendapatkan referensi dan konsultan ahli dalam bidang karbon aktif ini? Segera dia hubungkan komputernya ke internet, melalui fasilitas penelusuran dia temukan situs PDII-LIPI. Dengan hanya klik, dan pembayaran on-line menggunakan kartu kreditnya, dia langsung menjadi anggota dan bisa menyelusuri informasi yang ada. Dalam setengah jam Mr Polan sudah berhasi mendapatkan bahan referensi yang dicari dan nama serta alamat konsultan ahlinya. Melalui fasilitas pemesanan, dia akan segera menerima salinan dokumen dalam waktu kurang dari satu jam di emailnya. Sementara besok pagi dia sudah bisa mengadakan kontak dengan para konsultan ahli yang dituju.

Dalam era globalisasi, kemudahan mendapatkan informasi merupakan kunci sukses dalam memenangkan persaingan di segala bidang. Seperti cerita di atas, kemudahan mendapatkan informasi ini sekarang ditunjang oleh perkembangan teknologi internet. Teknologi internet memungkinkan komunikasi dan interaksi yang bebas ruang dan waktu. Siapa yang tidak memanfaatkannya akan selalu menjadi yang terbelakang.

PDII-LIPI sebagai organisasi pemberi jasa dokumentasi dan informasi ilmiah di Indonesia harusnya tidak ketinggalan juga dalam memanfaatkan teknologi internet. Sebagai penyedia informasi ilmiah, layanannya harus bisa dinikmati oleh seluruh pengguna potensialnya: kalangan ilmuwan, akademisi, bisnis, konsultan, maupun individu tanpa mengenal lokasi dan waktu, jadi mencakup seluruh dunia. Selain menjadi pembawa bendera Indonesia dalam kancah penyediaan informasi ilmiah, PDII-LIPI juga bertugas menjual hasil penelitian ilmuwan Indonesia ke pasar dunia. Salah satu wahana yang memungkinkan hal ini adalah pelayanan e-bulletin, suatu pelayanan dokumentasi dan informasi ilmiah secara terpadu menggunakan teknologi internet.

Pelayanan yang bisa diberikan oleh e-Bulletin meliputi:

o Akses pengguna untuk melakukan pencarian informasi melalui internet.

o Pengiriman e-mail ke pengguna tentang informasi ilmiah terbaru sesuai dengan minat (subscribing ) masing-masing pengguna.

o Pengiriman dokumentasi atau informasi yang diminta oleh pengguna terutama secara elektronik sehingga bisa cepat diterima, maupun dalam bentuk salinan yang konvensional.

Faktor Pendukung

PDII-LIPI sudah memiliki sumber daya yang mendukung untuk merealisasikan pelayanan e-bulletin ini. Koleksi dokumen dan informasi ilmiah Indonesia maupun mengenai Indonesia yang lengkap merupakan modal dasar yang utama. Siapa yang mencari data atau informasi tentang Indonesia harusnya langsung tahu harus kemana mereka harus mencari yaitu ke PDII-LIPI.

Sumber daya manusia yang profesional di bidangnya adalah aset utama LIPI. SDM di PDII-LIPI yang kompeten dalam mengurusi kepustakaan, digabungkan dengan SDM di bawah naungan LIPI yang berkompeten dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tentunya merupakan modal untuk bisa menghasilkan data dan informasi ilmiah yang berguna bagi masyarakat dan industri.

Pemanfaatan teknologi informasi yang maju, terutama internet, sudah mulai digunakan oleh PDII-LIPI sejak 1997. PDII-LIPI sudah memiliki situs sendiri yaitu www.pdii.lipi.go.id, yang walaupun masih sedikit di akses yaitu rata-rata hanya 24 kali akses perhari, merupakan langkah awal untuk maju. Situs ini sudah memiliki fitur pencarian dokumen dan informasi ilmiah secara on-line. Hanya belum didukung oleh pelayanan untuk mendapatkan dokumen tersebut secara on-line juga, karena pengguna tetap harus datang untuk mendapatkan salinan dokumen tersebut. Jadi faktor waktu dan jarak masih belum dikalahkan oleh sistem ini.

Modal dasar jaringan informasi yang padu dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi di Indonesia juga sudah dimiliki oleh PDII-LIPI melalui fasilitas WAIS-nya (Wide Area Information System). WAIS memungkinkan tersedianya layanan informasi bibliografi terdistribusi berupa penelusuran informasi pada semua basis data yang terhubung dalam jaringan.

Model keterkaitan antara berbagai pihak yang berkepentingan dalam fasilitas e-bulletin digambarkan di bawah ini.

e-buletin

e-buletin

Manfaat dan Tantangan

Dilihat dari sektor pendanaan, e-Bulletin bisa membuka peluang bisnis baru yaitu dengan menjadikan PDII-LIPI sebagai unit penghasil pendapatan. Pendapatan bisa didapat dari biaya keanggotaan, biaya pemesanan ataupun pencetakan bahan informasi untuk dikirimkan, dan yang lebih menguntungkan adalah lebih besarnya kemungkinan terjadinya kerjasama dengan pihak industri dalam komersialisasi hasil penelitian LIPI.

Mengutip perkataan Ketua LIPI, Prof. Dr. Taufik Abdullah, pada upacara pengangkatannya (Kompas, 8 April 2000) untuk mengaitkan LIPI dengan dunia usaha dan masyarakat sebagai pemakai hasil penelitian LIPI, “Pemanfaatan para pemakai atas pengetahuan yang dihasilkan oleh LIPI diharapkan dapat membiayai pengembangan pengetahuan selanjutnya, sehingga LIPI akan benar-benar mandiri, termasuk dari segi pendanaannya”. Bagaimana mewujudkannya? Salah satunya adalah dengan merealisasikan pelayanan e-bulletin ini.

Dalam skala nasional, e-Bulletin menjadi wahana pemasaran pengetahuan hasil penelitian LIPI ke pasar internasional. Dunia maya, dunia internet merupakan dunia internasional. Melalui e-Bulletin, informasi lokal ini bisa dibaca dan digunakan oleh komunitas global dunia. Selain itu bagi masyarakat Indonesia sendiri, layanan e-Bulletin akan banyak membantu para pengusaha kecil dan menengah yang membutuhkan informasi terutama mengenai teknologi tepat guna secara cepat dan tepat, seperti cerita Mr Polan di awal tulisan ini.

Namun masuk ke bidang pelayanan e-Bulletin ini juga membutuhkan komitmen yang tinggi dari organisasi PDII-LIPI. Pemanfaatan teknologi informasi tidak banyak berhasil bila tanpa dibarengi dengan perubahan cara kerja, perubahan organisasi, dan perubahan budaya. Tantangan utama yang bakal dihadapi PDII-LIPI dalam mengimplementasikan e-Bulletin adalah untuk merubah paradigma dari dunia ‘pegawai negeri’ menjadi berparadigma dunia maya, yang dicirikan oleh kecepatan dan keakuratan. PDII-LIPI harus bisa merespons permintaan pelanggan secara cepat dan tepat, harus bisa menyediakan informasi terbaru dengan cepat, menyajikan informasi secara menarik, dan semua pelayanan harus bermuara ke pelanggan.

Pemeliharaan hardware, software dan isi dari e-Bulletin juga memerlukan komitmen dan kreativitas dari pengelolanya. Isi dari e-Bulletin harus diperbaharui setiap hari. Aktivitas ini memerlukan disiplin yang tinggi dari pengelola situs.

Penutup

Bagaimanapun pelayanan e-Bulletin ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi PDII-LIPI untuk melaksanakan pembinaan dan pemberian jasa dokumentasi dan informasi ilmiah yang ditekankan untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan industri, konsultasi, pendidikan, dan masyarakat Indonesia, apalagi dalam menghadapi kondisi dalam negeri yang sedang memperbaiki diri dan kondisi dunia yang bergerak ke dunia global tanpa batas. Think locally, act globally.

(Julius Hermawan)

Advertisements